#22 Juni 2014
Lalu untuk apa semua ini sebenarnya.Untuk apa semua usaha-usaha yang sebelumnya aku lakukan.Jika pada kenyataannya seperti ini,dan akhirnya pun sama saja.Aku tetap dipecundangi oleh kenyataan.Menjadi seorang pecundang untuk kesekian kalinya.Entahlah apa lagi yang harus aku lakukan,aku sudah menyerah.Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan jika pada kenyataannya harus seperti ini.Meskipun aku lolos tes SBMPTN,aku akan tetap terbebani.Karena kondisi ekonomi keluargaku yang pas-pasan.Dan sebaliknya jika gagal,beban itu akan menjadi semakin berat.Itu berarti aku harus merubah semua rencana dalam hidupku yang telah aku sunsun rapi sebelumnya.Mungkin aku hanya bekerja untuk menjadi operator warnet yang gaji per-bulannya tidak lebih dari Rp 480.000.Itu tidak cukup,apakah aku harus bekerja di pabrik?.Aku hanya tamatan SMA,tanpa skill yang dibutuhkan dalam dunia industri.Semua ini menjadi semakin buram dan tidak jelas.Sejak apa yang dikatakannya kemarin.Ya,semuanya akan semakin buram dan tidak jelas.Dan aku sudah siap untuk jatuh kedalamnya,untuk kesekian kali.Menjadi seorang pecundang sesungguhnya.Aku siap menerima kenyataan bahwa aku tidak lolos tes SBMPTN.Aku siap menerima celaan,hinaan mereka.Aku siap kembali ke dunia gelap itu lagi.Karena kenyataannya,semua ini hanya sia-sia.Aku dilahirkan tidak untuk menikmati kebahagiaan dan kemenangan.Aku hanya akan bergulat bersama kegagalan dan keputusasaan dalam hidupku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar