Loner is...

Loner is...

Senin, 23 Juni 2014

#22 Juni 2014
Lalu untuk apa semua ini sebenarnya.Untuk apa semua usaha-usaha yang sebelumnya aku lakukan.Jika pada kenyataannya seperti ini,dan akhirnya pun sama saja.Aku tetap dipecundangi oleh kenyataan.Menjadi seorang pecundang untuk kesekian kalinya.Entahlah apa lagi yang harus aku lakukan,aku sudah menyerah.Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan jika pada kenyataannya harus seperti ini.Meskipun aku lolos tes SBMPTN,aku akan tetap terbebani.Karena kondisi ekonomi keluargaku yang pas-pasan.Dan sebaliknya jika gagal,beban itu akan menjadi semakin berat.Itu berarti aku harus merubah semua rencana dalam hidupku yang telah aku sunsun rapi sebelumnya.Mungkin aku hanya bekerja untuk menjadi operator warnet yang gaji per-bulannya tidak lebih dari Rp 480.000.Itu tidak cukup,apakah aku harus bekerja di pabrik?.Aku hanya tamatan SMA,tanpa skill yang dibutuhkan dalam dunia industri.Semua ini menjadi semakin buram dan tidak jelas.Sejak apa yang dikatakannya kemarin.Ya,semuanya akan semakin buram dan tidak jelas.Dan aku sudah siap untuk jatuh kedalamnya,untuk kesekian kali.Menjadi seorang pecundang sesungguhnya.Aku siap menerima kenyataan bahwa aku tidak lolos tes SBMPTN.Aku siap menerima celaan,hinaan mereka.Aku siap kembali ke dunia gelap itu lagi.Karena kenyataannya,semua ini hanya sia-sia.Aku dilahirkan tidak untuk menikmati kebahagiaan dan kemenangan.Aku hanya akan bergulat bersama kegagalan dan keputusasaan dalam hidupku.

Minggu, 22 Juni 2014

#22 Juni 2014
Pernah merasakan cinta yang sudah pupus dan tumbuh kembali?.Itu yang aku rasakan sekarang,sejak pertama bertemu dia di Malang kemarin semua berubah berbalik arah.Dari tujuanku beralih menyerangku .Dan sasarannya,jelas hatiku.Tidak ada yang berubah darinya semenjak 2 tahun belakangan ini.Masih tetap cerewet dan berlesung pipit.Entah apa yang aku rasakan waktu itu,kami bertemu kembali.Lebih tepatnya dipertemukan oleh keadaan yang tepat.Di sebuah warung mie ramen,dan kebetulan aku baru pertama kali memakan makanan ini.Sebelumnya hanya aku ketahui dalam anime-anime jepang,terutama Naruto.Kami duduk berhadapan,aku merasa asing dengan tatapannya kepadaku.Seperti ada sekat,tak bebas seperti dulu lagi saat SMA dan saat kami menikmati masa-masa indah.Mungkin kabar dari temanku benar,dia masih belum bisa move on dari seseorang yang menjadi kakak kelas di kampusnya.Dan salahku juga,bagaimanapun kaca yang telah pecah tak akan menimbulkan bayangan yang utuh dan indah lagi.

Sabtu, 21 Juni 2014

#17 Juni 2014
Pukul 05.25,hari selasa.Aku sudah terbangun di kota Malang,tepatnya menginap di kontrakan temanku yang sudah berkuliah di universitas yang menjadi impianku Universitas Negeri Malang.Seperti biasa aku selalu gugup dengan moment-moment penting yang ada dalam hidupku.Kali ini moment yang sangat menentukan arah jalan hidupku selanjutnya,apakah harus kuteruskan atau kembali menjadi seorang "brandal".Sekitar 5 jam aku mengikuti kegiatan SBMPTN,sedikit "ndeso" memang.Hanya untuk mencari ruanganku ujian saja aku membutuhkan waktu sekitar 20 menit.Padahal ruang ujian yang sedang aku cari sudah 3 kali aku memutarinya.Yang lebih parahnya lagi,aku disibukkan dengan adanya lift di gedung tempatku tes.Alhasil ada 2 kali aku naik turun lantai karena salah memncet tombol lift.Untuk menghindari malu,aku keluarkan saja jurus kepolosanku dengan cara pura-pura mebuka tas dan mengobrak abrik isinya (seperti sibuk mencari sesuatu,padahal sibuk mengkamuflasekan keadaan).Alhamdulilah semua soal mampu aku kerjakan dengan lancar.Masalah itu benar atau salah aku percaya tuhan sudah mengatur sebelumnya.Pengumuman kelulusan tanggal 17 Juli,semoga usaha dan do'aku selama ini tidak akan sia-sia.amin ya rabbal alamin.