Loner is...

Loner is...

Selasa, 06 Mei 2014

Ombak Kelabu part 1



~Ombak Kelabu~
Deru ombak sore yang berbaur dengan dua hati yang saling berguncang.Keegoisan mulai mencuat dan mencari celah-celah relung batin yang resah karena dunia.
     “Maaf Mas,ini semua Laras lakukan bujan untuk kebaikan kita saja.Kita sudah melangkah sejauh ini,dan Laras semakin takut.Laras takut mengecewakan mereka,terutama Ibu.Laras semakin tidak nyaman ketika beliau mengetahui bahwa kita masih bersama”.
Akhirnya saat-saat itu dating dan hinggap dalam kehidupanku.Siap untuk merenggut semua yang telah lama aku pertahankan.Keputusan yang diamini oleh sepihak.
     “Lantas,apakah kau akan mengakhiri semua ini? Semua yang sudah kita susun bersama dari awal?.Sepertinya baru kemarin saja kau begitu bersemangat dengan semua ini Laras.Tetapi hari ini semangatmu seperti hilang tersapu ombak dan hilang entah kemana.”
     “Mas Bram boleh berkata apa saja tentang Laras,kali ini Laras memang menjadi seorang pengecut yang sesungguhnya.”
     “Ya,benar.Kali ini kau bukan Larasku yang biasanya kukenal.Bukan lagi Larasku yang menyatu dengan hatinya.Lalu kau yakin dengan keputusanmu kali ini?” aku tak ingin menunjukkan sedikitpun kesedihan kepadanya.
     “Besok pagi Laras ke Bogor,keluarga Laras dan Bang Iwan akan bertemu.Mereka akan menentukkan hari jadi kami.”
     “Haruskah secepat itu?”
     “Cepat atau lambat semua ini akan terjadi Mas,maafkan Laras.Mungkin di luar sana sosok yang melebihi Laras akan lebih pantas bersanding dengan Mas Bram nantinya.Hanya itu yang Laras ingin sampaikan pada Mas Bram,selebihnya Laras sangat minta maaf pada Mas Bram.Hari sudah gelap,Laras izin pamit pulang.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar